Selasa, 27 November 2012

Info Jual beli online murah, aman, menyenangkan hanya di WiwidSEO.com

Dimanakah tempat jual beli online murah, aman dan meyenangkan di Indonesia ?- Sahabat dalam postingan kali ini saya akan memberikan informasi yang telah juga di sampaikan dalam postingan blog WiwidSEO.Com yang mengulas tentang tempat jual beli online murah, aman, dan menyenangkan di Indonesia? Nah bagi bagi anda yang sering melakukan aktivitas jual beli secara online  tentu sering melontarkan pertanyaan semacam pertanyaan di atas. Pembaca yang budiman, sebelum saya langsung menjawab pertanyaan di atas saya akan mengupas sedikit mengapa orang masa kini lebih menyukai cara belanja online ketimbang cara belanja konvensional yang harus langsung mengunjungi toko yang bersangkutan.
Saat ini sejalan dengan perkembangan teknologi internet dewasa dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan menjadi sebuah solusi yang tepat bagi mereka yang ingin berbelanja tanpa harus keluar rumah. Di kota-kota besar kebutuhan akan keberadaan toko-toko online menjadi sangat penting karena dengan adanya keberadaan toko-toko online tersebut dapat mengurangi tersitanya waktu bagi mereka yang sibuk sehingga tanpa mereka harus mendatangi tokonya langsung pun mereka dapat membeli produk sesuai keinginan.
Dalam postingan ini saya merekomendasikan bagi anda yang mencari tempat jual beli online termurah di indonesia. Kini telah hadir Ekiosku.com jual beli online aman menyenangkan dengan koleksi barang terlengkap dijamin aman bertransaksi. Bagi anda yang berminat menjual produk anda sendiri disini anda juga bisa membuka lapak sendiri dengan cara membuka kios online dijamin cepat laku karena kios anda akan banyak dilihat dan dilirik oleh ribuan orang di seluruhIndonesia dan so pasti anda akan kewalahan menerima orderan pemesanan produk anda.
Sebagai rekomendasi juga selain situs di atas anda juga dapat membeli berbagai kebutuhan produk anda di beberapa toko online termurah yang cukup terpercaya seperti misalkan di Lazarda, Rakutan ataupun di Bajumurmer.com yang merupakan juga toko online yang menyediakan tempat jual beli murah di Indonesia. Jadi tunggu apa lagi silahkan bagi anda yang tidak punya waktu banyak untuk berbelanja langsung ke mall atau pusat-pusat perbelanjaan konvensional, anda bisa langsung mengunjungi situs beberapa toko online yang saya sebutkan di atas dan untuk berbelanja online anda hanya membutuhkan waktu sekitar tidak lebih hanya 10 menit sampai 15 menit saja lho.

Minggu, 18 November 2012

lombokweb.com kursus website dan jasa pembuatan website murah di lombok

setelah sekian lama gak ada postingan kali ini saya akan berikan sedikit materi bagi anda yang mau menjadi calon polisi  dan artikel ini bersumber dari kepolisian. selamat membaca !!!!
 
SYARAT MASUK POLRI
 
 PANDUAN PERSYARATAN

UNTUK MENGIKUTI SELEKSI  PENERIMAAN ANGGOTA POLRI

A. SELEKSI PENERIMAAN AKADEMI KEPOLISIAN (AKPOL)

I.            DASAR
  1. Keputusan Kapolri No.Pol : Kep/74/XI/2003 tanggal 10 November 2003 tentang Pokok-pokok penyusunan Lapis-lapis Pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.
  2. Surat Keputusan Kapolri No.Pol : Skep/212/IV/2004 tanggal 12 April 2004 tentang Pedoman Administrasi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian.
  3. Surat Telegram Kapolri No. Pol. : ST /388/IV/2009 tanggal 21 April 2009 tentang persyaratan dan jadwal penerimaan Taruna/Taruni Akpol TA. 2009.
II. PRINSIP
-   BERSIH
-   TRANSPARAN
-   AKUNTABEL
-   HUMANIS
III.      PERSYARATAN UMUM
  1. Warga Negara Indonesia (Pria/Wanita).
  2. Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik indonesia Tahun 1945.
  4. Sehat Jasmani dan Rohani.
  5. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
  6. Berwibawa, Jujur, Adil dan berkelakuan tidak tercela.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
IV.      PERSYARATAN KHUSUS
  1. Pada saat diangkat menjadi anggota Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda), bagi lulusan S1 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, sedangkan lulusan S2 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, yang akan berpengaruh terhadap penghasilan dan karirnya, namun tidak mengurangi masa Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
  2. Tinggi badan 163 cm bagi Pria dan 160 cm  bagi Wanita dengan berat badan seimbang.
  3. Umur maksimal pada saat pembukaan Dik sebgai berikut:
    1. SMU      = 21 Tahun
    2. S1          = 28 Tahun
    3. S2          = 30 Tahun
    4. Belum pernah Menikah dan sanggup tidak Menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
    5. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
    6. Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
    7. Berijazah SMU/Sederajat jurusan IPA / IPS, S1 dan S2.
    8. Menyerahkan :
      1. Hasil Ujian Akhir Nasional(UAN) bagi calon yang lulusan SMU/Sederajat :
-          IPA untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma  lima).
-          IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
-          IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
-          IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
  1. Ijazah S-1 / S-2 yang berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi “A” dan atau “B” bagi yang mempersyaratkan diri dari tingkat Sarjana.
  2. Disiplin ilmu yang dipersyaratkan :
1)      Fakultas Hukum Jurusan Ilmu Hukum.
2)      Fakultas FISIP/SOSPOL :
-    Antropologi Sosial
-    Hubungan Internasional
-    Ilmu Komunikasi
-    Ilmu Politik
-    Kriminologi
-    Sosiolog.
  1. Menyerahkan transkrip nilai, dengan nilai rata-rata IPK 2,75 (Dua koma tuju lima) untuk S-1 dan 3,0 (Tiga koma nol) untuk S-2.
  2. Khusus calon peserta dari Anggota Polri, selain persyaratan diatas juga menyerahkan :
    1. Daftar Penilaian (Dapen) dengan nilai minimal 75 (Tujuh Puluh Lima).
    2. Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) dari pejabat yang berwenang.
V.         TAHAPAN KEGIATAN
  1. Pemeriksaan berkas Administrasi, meliputi :
    1. Pemeriksaan Akte Kenal Lahir / Surat Keterangan Kelahiran.
    2. Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
    3. Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
    4. Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
    5. Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
    6. Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
    7. Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
    8. Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
  1. Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, meliputi :
    1. Auto Anamnesi
    2. Pemeriksaan Mata.
    3. Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
    4. Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
    5. Pemeriksaan Fisik :
-          Apabila diperlukan untuk mengetahui Diagnosis dapat dilakukan Pemeriksaan Rontgen dada dan Pemeriksaan Elektrokardiograf (EKG).
-          Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
  1. Postur Tubuh
    1. Wajah/ Raut Muka
    2. Sikap/ Gerak
    3. Suara dan Cara Berbicara
    4. Cara Berjalan
  1. Tes Psikologi, meliputi :
    1. Metode Pemeriksaan Psikologi :
1)        Tertulis, dilakukan Secara Klasikal Sesuai Ketentuan Pemeriksaan Psikologi Yang Berlaku.
2)        Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
  1. Aspek Psikologi :
1)        Kecerdasan Umum :
a)         Berpikir Praktis;
b)        Berpikir Abstrak;
c)         Kemampuan Verbal;
2)        Stabilitas Emosi
3)        Pro sosial
4)        Penyesuaian Diri
5)        Kengendalian Diri
6)        Kepercayaan Diri
7)        Loyalitas
8)        Sikap Kerja
9)        Vitalitas
10)    Kecendrungan Psikopatologis

  1. Tes Akademik, meliputi :
    1. Tes Potensi Akademik.
    2. Bahasa Inggris.
    3. UU Kepolisian.

  1. Pemeriksaan Kesehatan tahap II, meliputi :
    1. Foto Thorax / Dada.
    2. EKG (Elektro Kardio Gram)/rekam jantung.
    3. Laboratorium, meliputi :
1)           Riksa Urine lengkap
a)        Kejernihan b)        Berat Jenis (BJ)
c)        Tingkat keasaman
d)        Lekosit
e)        Nitrit
f)         Protein
g)        Kejernihan
h)         Reduksi i)           Urobilinogen
j)           Keton
k)         Bilirubin
l)           Eritrosit
m)       Sedimen
2)           Darah :
a)      Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b)      Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c)      Serologis :
-       HBSAG (hepatitis)
-       Anti HIV (AIDS)
3)           Uji kehamilan (calon wanita).
4)           Uji urine narkoba :
a)    Amfetamine/metamfetamine
b)    Ganja
c)    Coccain, morfin, opiate
  1. Tes Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
a)      PRIA :
1)      Lari 12 menit
2)      Pull up max 1 menit
3)      Push up max 1 menit
4)      Sit up max 1 menit
5)      Shuttle run jarak  6 x 10 m
6)      Renang
b)      WANITA :
1)     Lari 12 menit
2)     Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3)     Push Up max 1 menit
4)     Sit Up max 1 menit
5)     Shuttle Run jarak  6 x 10 m
6)     Renang
c)      Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
  1. Administrasi Akhir, meliputi :
a)      Surat Keterangan Catatan Kepolisian
b)      Pernyataan belum pernah nikah
c)      Surat perjanjian ikatan dinas
d)     Daftar Riwayat Hidup
e)      Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.

  1. Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).
  1. B. SELEKSI PENERIMAAN BRIGADIR POLRI
I.          DASAR
  1. Keputusan Kapolri No. Pol. : Kep/41/XII/2008 tanggal 31 Desember 2008 tentang Progaram Pendidikan Polri TA. 2009.
  2. Surat Keputusan Kapolri No.Pol. : Skep/49/II/2009 tanggal 4 Pebruari 2009 tentang  Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
  3. Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/175/IV/2009 tanggal  April 2009 Perubahan Atas Skep Kapolri No. Pol. : Skep/49/II/2009 tanggal 4 Pebruari 2009 tentang Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
  4. Surat Telegram Kapolri No. Pol. : ST /390/IV/2009 tanggal 2 April 2009 tentang Penerimaan dan Jadwal penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
  1. II. PRINSIP
-   BERSIH
-   TRANSPARAN
-   AKUNTABEL
-   HUMANIS
III.      PERSYARATAN UMUM
  1. Warga Negara Indonesia (Pria/Wanita).
  2. Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik indonesia Tahun 1945.
  4. Sehat Jasmani dan Rohani.
  5. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
  6. Berwibawa, Jujur, Adil dan berkelakuan tidak tercela.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
IV.      PERSYARATAN KHUSUS
  1. Pada saat dingkat menjadi anggota Polri dengan Pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), bagi Lulusan D-IV/S1 diberi masa dinas surut 3 (tiga) tahun, sedangkan lulus D-III diberikan masa dinas surut 2 (dua tahun), yang akan berpengaruh terhadap penghasilan dan kariernya, namun tidak mengurangi masa ikatan Dinas Pertama (IDP) 10 tahun.
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMU/sederajat, SMK pelayaran Jurusan Nautika/Tehnik atau AMK perkapalan Jurusan Tehnik Elektro (Tidak termasuk SMK Busana/Boga/Kecantikan/Guru TK/SMK yang tidak ada Kompetensinya dengan tugas Polri atau SMK yang dikelola oleh Departeman).
  3. D-III/D-IV/S1 sesuai dengan Kompetensi tugas Pokok Polri dari perguruan Tinggi yang telah terakreditasi.
  4. Tinggi badan 163 cm bagi Pria dan 160 cm  bagi Wanita dengan berat badan seimbang.
  5. Umur maksimal pada saat pembukaan Dik sebgai berikut:
    1. SMU      = 21 Tahun
    2. D-III      = 24 Tahun
    3. S1          = 35 Tahun
    4. Belum pernah Menikah dan sanggup tidak Menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
    5. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.
    6. Memperoleh persetujuan dari Orang Tua/Wali bagi calon yang belum berusia 21 tahun.
    7. Telah berdomisili di wilayah Polda tempat pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan KTP setempat dan kartu keluarga (KK) dan raport yang disahkan oleh Kepalah Sekolah yang bersangkutan.
10.  Berijazah SMU/Sederajat jurusan IPA / IPS, S1 dgn disiplin ilmu yang dipersyaratkan sesuai dengan fungsi dan tugas pokok Polri.
11.  Menyerahkan :
  1. Hasil Ujian Akhir Nasional(UAN) bagi calon yang lulusan SMU/Sederajat :
-          IPA untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh tiga koma lima).
-          IPS untuk 3 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,5 (tujuh koma lima).
-          IPA untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
-          IPS untuk 6 mata pelajaran nilai rata-rata minimal 7,0 (tujuh koma nol).
  1. Ijazah S-1 yang berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi bagi calon yang mempersyaratkan diri dari tingkat Sarjana.
  2. Menyerahkan transkrip nilai, dengan nilai rata-rata IPK 2,75 (Dua koma tuju lima) untuk S-1 dan 3,0 (Tiga koma nol) untuk S-2.
12.  Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian.
V.         TAHAPAN KEGIATAN
  1. Pemeriksaan berkas Administrasi, meliputi :
    1. Pemeriksaan Akte Kenal Lahir / Surat Keterangan Kelahiran.
    2. Pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
    3. Pemeriksaan Ijazah (Dik-um terakhir).
    4. Pemeriksaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
    5. Pemeriksaan Pernyataan Belum Pernah Menikah.
    6. Pemeriksaan Surat Izin dari Orang Tua/Wali.
    7. Pemeriksaan Surat Perjanjian Ikatan Dinas Pertama.
    8. Pemeriksaan Daftar Riwayat Hidup.
  1. Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, meliputi :
    1. Auto Anamnesi
    2. Pemeriksaan Mata.
    3. Pemeriksaan Gigi dan Mulut.
    4. Pemeriksaan Telinga, Hidung dan Tenggorokan.
    5. Pemeriksaan Fisik :
-          Apabila diperlukan untuk mengetahui Diagnosis dapat dilakukan Pemeriksaan Rontgen dada dan Pemeriksaan Elektrokardiograf (EKG).
-          Melaksanakan Parade untuk memeriksa :
  1. Postur Tubuh
  2. Wajah/ Raut Muka
  3. Sikap/ Gerak
  4. Suara dan Cara Berbicara
  5. Cara Berjalan
  1. Tes Psikologi, meliputi :
    1. Metode Pemeriksaan Psikologi :
1)        Tertulis, dilakukan Secara Klasikal Sesuai Ketentuan Pemeriksaan Psikologi Yang Berlaku.
2)        Observasi, penelitian tentang testee yang dilakukan selama tes psikologi tertulis.
b.   Aspek Psikologi :
1)        Kecerdasan Umum :
a)         Berpikir Praktis;
b)        Berpikir Abstrak;
c)         Kemampuan Verbal;
2)        Stabilitas Emosi
3)        Pro sosial
4)        Penyesuaian Diri
5)        Kengendalian Diri
6)        Kepercayaan Diri
7)        Loyalitas
8)        Sikap Kerja
9)        Vitalitas
10)    Kecendrungan Psikopatologis

  1. Tes Akademik, meliputi :
    1. Tes Potensi Akademik.
    2. Bahasa Inggris.
    3. UU Kepolisian.

  1. Pemeriksaan Kesehatan tahap II, meliputi :
    1. Foto Thorax / Dada.
    2. EKG (Elektro Kardio Gram)/rekam jantung.
    3. Laboratorium, meliputi :
1)           Riksa Urine lengkap
a)        Kejernihan b)        Berat Jenis (BJ)
c)        Tingkat keasaman
d)        Lekosit
e)        Nitrit
f)         Protein
g)        Kejernihan
h)      Reduksi i)        Urobilinogen
j)        Keton
k)      Bilirubin
l)        Eritrosit
m)    Sedimen
2)      Darah :
a)      Rutin (hb, lukosit, laju endap darah, hitung jenis).
b)      Kimia darah (gula darah puasa, kolesterol total, trigliserida, kreatinin, ureum, sgot, sgpt, bilirubin, uric acid).
c)      Serologis :
-       HBSAG (hepatitis)
-       Anti HIV (AIDS)
3)      Uji kehamilan (calon wanita).
4)      Uji urine narkoba :
a)    Amfetamine/metamfetamine
b)    Ganja
c)    Coccain, morfin, opiate
  1. Tes Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
a)      PRIA :
1)     Lari 12 menit
2)      Pull up max 1 menit
3)      Push up max 1 menit
4)      Sit up max 1 menit
5)      Shuttle run jarak  6 x 10 m
6)      Renang
b)      WANITA :
1)     Lari 12 menit
2)     Chinning (modifikasi pull up) max 1 menit
3)     Push Up max 1 menit
4)     Sit Up max 1 menit
5)     Shuttle Run jarak  6 x 10 m
6)     Renang
c)      Pemeriksaan Antopometrik (Kelainan Postur Tubuh).
  1. Administrasi Akhir, meliputi :
a)      Surat Keterangan Catatan Kepolisian
b)      Pernyataan belum pernah nikah
c)      Surat perjanjian ikatan dinas
d)     Daftar Riwayat Hidup
e)      Surat pernyataan sanggup ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia.

Sahabat sekalian semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan bagi sahabat yang mau menjadi calon polisi..

Jumat, 16 November 2012

Sejarah TNI sejak tahun 1960-an

Kali ini kita bahas Keungguluan TNI Pada tahun 1960 sampai sampai menjadi Negara yang memiliki Tentara yang paling di takuti setelah Inggris dan rusia. Banyak sekali kerhotmatan yang di raih Indonesia pada saat Masa pemerintahan Mantan Presiden. Soekarno.
Nampaknya bangsa ini sangat mudah sekali melupakan apa yang pernah terjadi dimasa lalu..

Lalu apa hubungannya dengan alutsista???
Membahas alutsista yang dimiliki TNI saat ini tidak akan ada habisnya dan tadi malam saya menemukan sebuah diskusi menarik di Indoflyer dan ternyata ada beberapa buah foto yang menunjukkan bagaimana para pendiri bangsa ini bisa menciptakan angkatan perang yang sangat disegani saat itu.

dengan sejarah kita dapat mempelajari kejadian masa lalu dan semoga dengan adanya informasi dibawah ini bermanfaat bagi kita semua guna untuk menambahkan semangat patriotisme dan wawasan kita


Tahun 60an:
Menjelang genderang perang pembebasan Irian Barat dimulai, Mantan Presiden Soekarno mengirim sebuah tim untuk membeli alutsista dari Amerika Serikat tetapi permintaan ini ditolak. Sehingga pemerintah RI beralih ke Uni Soviet, dimana Indonesia diberi pinjaman USD 2,5 miliar untuk membeli persenjataan dari mereka.
Tahun 90an:
Setelah insiden santa cruz, negara-negara barat yang dimotori oleh Amerika Serikat mengadakan embargo kepada Indonesia. Sehingga TNI khususnya AU mengalami kelumpuhan, karena kekurangan suku cadang. Rusia datang dengan menawarkan Su-30 MKI (I untuk Indonesia). Namun pembeliannya terhalang oleh krisis moneter.
Saat ini:
Setelah pada tahun 90an Indonesia mengalami embargo, TNI mulai melakukan diversifikasi atas alutsista yang dimilikinya, dan akhir-akhir mulai cenderung untuk tidak membeli alutsista dari Amerika Serikat. Pada tahun 2008 Indonesia mendapat kredit sebesar USD 1 miliar untuk membeli persenjataan.

Seseorang pernah berkata, sejarah akan terus berulang. Tetapi apakah pemerintah kita pernah berpikir siapa sesungguhnya kawan kita?? Dan apakah kita sudah memilih kawan yang tepat? Kawan yang datang saat kita butuhkan atau kawan yang juga membantu kita tetapi sering memberi peringatan atau ancaman ketika kita tidak melakukan hal yang mereka minta?? Seorang teman pernah bercerita bahwa ajakan untuk melakukan military exercise tidak hanya datang dari AS, Australia dan negara2 Eropa lainnya, tetapi juga dari Rusia, tetapi ia berkata orang-orang di pejambon akan berteriak-teriak jika hal itu TNI lakukan. Nampaknya orang-orang dipejambon, masih berpikir untuk melakukan politik bebas aktif yang cenderung ke barat. Tetapi apa mereka lupa ada teman dari timur yang juga memberi bantuan kepada kita??

Nah skarang gw akan sedikit berbagi dengan foto - foto TNI pada Tahun 1960-an , mungkin ada yang berwarna dan ada juga yang hitam putih




Nih Pembelian 1 Kapal selam dari rusia


skarang kita kembali ketopik Sjarah TNI 
Orde lama:
Kebijakan luar negeri Presiden Soekarno dengan melakukan operasi Trikora dan Dwikora, bukanlah suatu operasi untuk memperluas wilayah. Operasi Trikora dilakukan untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi. Dimana pada saat awal kemerdekaan kita, para pendiri bangsa kita dengan jelas mengatakan bahwa wilayah Indonesia adalah semua wilayah bekas jajahan Belanda yang bernama Hindia Belanda. Sementara operasi Dwikora merupakan covert ops, karena TNI dan tentara Inggris tidak pernah terlibat dalam pertempuran skala besar. Tetapi dengan memiliki TNI yang kuat dan keteguhan Presiden Soekarno untuk melawan imperialisme barat, mantan presiden kita yang satu ini juga dihormati oleh negara-negara Barat, hal ini dibuktikan dengan beliau diminta untuk berpidato pada Sidang umum PBB dan di hadapan kongres Amerika.
Orde Baru:
Mantan Presiden Soeharto memiliki sikap yang berbeda dengan mantan Presiden Soekarno, beliau lebih memilih untuk menjadikan Indonesia sebagai “anak baik dikawasan” walaupun beliau pernah memerintahkan operasi seroja di Tim-tim. Tetapi kebijakan “anak baik dikawasan” ini dlakukan juga dengan jalan memperkuat TNI dan diplomasi. Sehingga walaupun Indonesia tidak pernah terlibat dalam menggertak negara lain, tetapi tidak ada negara ASEAN dan selatan kita yang berani berulah, serta waktu itu mantan Presiden Soeharto termasuk orang berpengaruh di Asia. Kalaupun Indonesia pernah mengirim tentaranya keluar Indonesia dengan persenjataan penuh hanya terjadi beberapa kali, contohnya operasi Seroja, itupun setelah pemerintah AS dan Australia meminta Indonesia untuk masuk ke Tim-tim, daripada Tim-tim jatuh ke tangan komunis.
Saat ini:
Presiden kita terakir dan nampaknya akan menjadi Presiden dalam waktu 5 tahun kedepan pernah mengatakan “If We Want Peace, Prepare for War”, tetapi dilain pihak Presiden kita lebih memilih untuk mengembangkan Soft power daripada hard power. Presiden kita mendapat kesempatan untuk berpidato di G8, tetapi pada saat bersamaan Malaysia berani untuk mengacak-acak di ambalat.

Sejarah telah mencatat bagaimana negara ini pernah sangat ditakuti karena kemampuan militernya pada tahun 60 an, memiliki militer yang kuat pada saat TNI dibawah Jendral M Yusuf dan diplomasi yang handal saat deplu dipimpin Ali Alatas, serta saat ini Indonesia yang dihormati oleh negara-negara lain, tetapi dilecehkan oleh negara tetangga dan keadaan alutsista yang menua. Bagi saya TNI yang kuat dan diplomasi yang handal (hard power dan soft power kata Presiden SBY) merupakan 2 sisi pada satu koin yang sama, karena dua hal itu akan sangat meningkatkan posisi tawar Indonesia terhadap negara lain sehingga penguatannya harus dilakukan secara bersamaan. Almarhum Ali Alatas pernah berkata “diplomasi itu seperti bermain kartu”, dimana salah satu kartu nya adalah kekuatan TNI. Apa yang bisa diplomat kita mainkan saat kemampuan TNI berada pada titik nadir? negara lain akan memandang sebelah mata. Contoh paling gampang, mengapa diplomat Amerika Serikat sangat piawai? Ketika Menlu atau Presiden AS berkunjung kenegara lain maka biasanya ada kapal induk yang berada diperairan negara tersebut. Sehingga secara halus Menlu atau Presiden AS berkata jangan main-main dengan saya, saya punya pasukan yang dapat saya kerahkan dan mereka sudah ada di perairan anda. Pelajaran apa yang bisa dipetik dari cerita diatas?? Negara itu sejak pertama kali berdiri telah diperhitungkan oleh negara-negara lain, sehingga Presidennya akan mendapat perhatian dari pemerintah negara lain. Tapi apa iya, karena sudah diperhitungkan negara lain kita tidak mengembangkan TNI menjadi lebih kuat?? Membuat TNI kuat bukan terletak dari dana, karena alokasi dana yang ada pemerintah yang membuatnya. Tahun ini anggaran naik cuma 20%, klo pemerintah mau naik 100% juga bisa. Pertanyaannya mau atau tidak untuk menjadikan TNI lebih kuat??

Sekelumit cerita diatas, hanya sebagian cerita TNI dimasa lalu.. Banyak cerita lain seperti cerita Tu-16 yang melakukan dropping barang-barang di tengah-tengah benua australia, atau sebuah flight A-4 yang ditugaskan untuk mengebom sasaran tertentu di Filipina jika keselamatan mantan Presiden Soeharto terancam saat beliau berada di KKT ASEAN di Manila.